Inilah Pedagang Minuman Yang Di Jarah & Di Pukuli Hingga Tewas Dikeroyok Jakmania

Loading...

pedagang Tewas

Mata Tasbih - Kerusuhan yang terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (24/6/2016) malam, sungguh disayangkan. Aksi supporter Persija ini sungguh anarkis, dan menakutkan. Seorang pedagang minuman pun tewas dalam kerusuhan ini, bukan karena kaget, namun lantaran dikeroyok dan dijarah oleh The Jakmania, supporter Persija.

Fakta tewasnya pedagang minuman ini diungkap oleh Kombes Krishna Murti, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Ia menuturkan hal ini melalui akun instagramnya, korban tewas akibat kebrutalan Jakmania.

"Tukang jual minuman dikeroyok dan dijarah supporter sepakbola. Mengapa kalian sejahat itu kepada sesama anak manusia?" tulis Krishna di caption foto Instagramnya @krishnamurti_91 pada Sabtu (25/6/2016) malam.

Dia menambahkan, polisi akan memburu pelaku ke manapun pergi dan bersembunyi karena telah dianggap sangat brutal.

"Kami akan kejar kemanapun kalian bersembunyi," timpal mantan Kapolsek Penjaringan ini.

Dalam postingannya, nampak foto seorang lelaki tua yang tewas dengan tertulungkup, wajahnya juga mengalami memar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menerangkan, korban meninggal dunia diketahui bernama Ratam (62). Dia adalah warga Kuningan, Jakarta Selatan dan berprofesi sebagai pedagang minuman keliling.

"Saat itukan mulai ricuh pukul 23.00 WIB, dari situ di basket hall memang ricuh karena anggota berusaha mengeluarkan penonton," beber Awi, Sabtu (25/6/2016) di Polda Metro Jaya.

Ricuh saat itu berlangsung lama, sekira pukul 01.30 WIB dini hari baru lokasi disterilkan.

"Nah, ketika itu memang anarkis, motor dan mobil petugas dirusak, tidak jauh ditemukan korban tergeletak," katanya.

Awi menambahkan, dari keterangan anak korban, Ratam memang mengidap epilepsi.

"Kata saksi juga, korban jatuh karena kaget, tapi kami tetap mengusut dan membawa jasad ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo guna diautopsi," terang Awi.

Baca Juga: Merasa Jagoan, 6 Jakmania Di Buru Polisi

Sebelumnya, kericuhan terjadi saat Persija Jakarta bertemu dengan Sriwijaya FC. Kala itu, tuan rumah kebobolan satu gol, ini memicu para suporter mengamuk.

Polisi pun dipaksa berhadapan dengan The Jakmania hingga kontak fisik. Akibatnya 14 orang terduga pelaku diamankan, dan enam polisi mengalami luka-luka, satu di antaranya mengalami kritis.

Sumber: berantai.com

Loading...
close
Loading...